Soppeng - Wakil Bupati Soppeng, Selle ks Dalle, diduga telah mengingkari ucapannya sendiri yang sebelumnya secara tegas menolak penyelenggaraan kegiatan pelatihan, termasuk yang dibiayai secara pribadi, dengan dalih efisiensi anggaran.
Kejadian ini bermula pada Selasa malam (15 April), ketika panitia pelaksana Workshop Pengelolaan BUMDes dan UMKM mengunjungi Wakil Bupati Soppeng di rumah jabatan untuk meminta arahan. Namun, respons yang mereka terima mengejutkan dan mengecewakan.
“Tidak boleh ada lagi kegiatan pelatihan, meskipun dengan dana pribadi, karena pertanggungjawabannya tetap akan dibuat seolah-olah menggunakan uang negara,” ucap Selle kala itu, dengan nada serius di hadapan sejumlah panitia.
Rencana kegiatan yang sedianya dilangsungkan pada Kamis (17 April) itu pun akhirnya dibatalkan.
Akan tetapi , hanya berselang beberapa hari , pada Senin (21 April), publik dibuat terkejut saat Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Bappelitbanda justru menggelar Sosialisasi dan Workshop Inovasi Daerah tahun anggaran 2025, yang dihadiri para inovator dari SKPD, UPTD Sekolah, Puskesmas, hingga Desa, dengan kehadiran langsung Wakil Bupati Selle KS Dalle sebagai tamu kehormatan.
“Katanya tidak boleh lagi ada kegiatan pelatihan, tapi kok ada kegiatan workshop dan dihadiri oleh wakil bupati lagi? Padahal Selle sendiri yang bilang di hadapan kita bahwa tidak ada lagi kegiatan yang boleh terlaksana, tapi buktinya?” ujar salah satu panitia Workshop BUMDes yang kecewa.
Kejadian ini pun memantik respons keras dari sejumlah lembaga pengawas dan aktivis anti korupsi.




