Soppeng — Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluruskan penggunaan istilah dalam peringatan hari jadi yang selama ini berkembang di tengah masyarakat. Penegasan ini disampaikan untuk menjaga ketepatan pemahaman sejarah sekaligus menyeragamkan penyebutan dalam setiap momentum peringatan yang jatuh setiap bulan Maret.
Pemerintah menegaskan bahwa penyebutan yang tepat adalah “Hari Jadi Soppeng”, bukan “Hari Jadi Kabupaten Soppeng”. Hal ini didasarkan pada perbedaan mendasar antara Soppeng sebagai entitas sejarah dan budaya yang telah eksis sejak ratusan tahun lalu, dengan Kabupaten Soppeng sebagai wilayah administratif yang terbentuk dalam sistem pemerintahan modern.
“Peringatan yang kita laksanakan setiap tahun merujuk pada lahirnya Soppeng sebagai entitas sejarah dan peradaban, bukan pada pembentukan kabupaten sebagai struktur administratif. Oleh karena itu, penggunaan istilah yang tepat adalah ‘Hari Jadi Soppeng’,” demikian penegasan yang disampaikan.
Menurut pemerintah daerah, pelurusan istilah ini penting untuk mencegah kekeliruan dalam memahami sejarah, terutama di kalangan generasi muda. Kesalahan penyebutan dinilai berpotensi mengaburkan makna historis dari peringatan tersebut.




