SOPPENG — Rembuk Pendidikan Kabupaten Soppeng memasuki hari kedua, tetap fokus pada persoalan pemetaan dan distribusi guru, Kamis (2/4/2026), di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng H Suwardi Haseng.
Rembuk pendidikan hari kedua ini diikuti oleh kepala sekolah tingkat menengah pertama se-Kabupaten Soppeng serta kepala sekolah dasar dari Kecamatan Liliriaja, Donri-Donri, Citta, dan Lalabata.
Dalam pemaparannya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Nur Alim, kembali menegaskan bahwa salah satu persoalan pendidikan daerah adalah distribusi, dan efektivitas guru di satuan pendidikan.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, Dr. Nurmal Idrus, mengungkapkan bahwa saat ini di Kabupaten Soppeng mengalami kelebihan sekitar 130 guru. Di sisi lain, masih terdapat sejumlah kecamatan yang justru kekurangan tenaga pengajar. Kondisi ini, menurutnya, berdampak langsung pada efektivitas layanan pendidikan.




