Cita-Cita dari Kecil Seorang Anak Petani Ingin Jadi TNI AU


Foto : Ilustrasi 

Jelajahindonesia.id - Saat masih kanak-kanak, kita kerap ditanya jika sudah dewasa nanti ingin jadi apa. Berbagai jawaban serta pilihan keluar dari mulut kita, seperti dokter, polisi, pelukis, tentara, wartawan,guru dan pengusaha 

Profesi atau pekerjaan menjadi tujuan ataupun cita-cita yang didambakan saat masih muda untuk dapat mencapainya.

Selain dibutuhkan usaha dan kerja keras untuk mencapai cita-cita tersebut, kita juga dituntut untuk memahami ilmu atau wawasan yang dibutuhkan untuk profesi dan pekerjaan yang kita idam-idamkan.

Salah satu profesi yang paling banyak diminati adalah menjadi seorang tentara (TNI)

Kisah ini seorang anak petani yang tinggal di sebuah desa yang terpencil, anak ini bercita cita ingin menjadi seorang prajurit Tentara (TNI ) Angkatan Udara. Anak ini mempunyai tekad tekun belajar dan  berjuang untuk mencapai keinginan nya. Ia tinggal bersama kedua  orang tuanya dan adik kandungnya.

Kedua orang tuanya mengetahui anak kandungnya bercita cita ingin jadi seorang prajurit TNI sejak masih duduk di bangku sekolah Dasar, kedua  orang tuanya selalu berdoa kepada Tuhan yang maha Esa agar anaknya bisa mencapai apa yang  diinginkan kalau sudah beranjak dewasa.

Orang tuanya seorang petani, anak tersebut sepulang  dari sekolah  ia ikut membantu di sawah untuk mengerjakan lahan, berjalannya waktu anak ini melanjutkan sekolah di SMA akhirnya lulus dengan baik.

Setelah menyelesaikan sekolah di SMA anak tersebut pergi meninggalkan rumahnya untuk mencari pekerjaan di kota, untuk membantu kedua orang tuanya  mendapatkan tambahan,karena hidupnya hanya pas-pasan anak ini dua bersaudara.

Seiring berjalannya waktu anak ini telah bekerja di kota sebagai kuli bangunan dengan gaji secukupnya.Anak tersebut berjalan pulang setelah selesai bekerja sebagai kuli bangunan,di dalam perjalannya menuju pulang tidak sengaja memungut koran bekas,setibanya di rumah ia membacanya

Setelah di baca, ia melihat ada pendaftaran calon TNI angkatan udara,di situlah timbul keinginannya untuk mendaftarkan diri agar cita citanya terwujud.

setelah mendaftarkan diri dan mengikuti beberapa persyaratan menjadi prajurit AU akhirnya di terima.

Kedua orang tua anak tersebut tidak mengetahui bahwa anaknya ikut mendaftar jadi prajurit TNI AU.

Beberapa hari kemudian pengumuman kelulusan mulai di infokan di papan informasi,anak petani tersebut mendapatkan nilai yang baik dan rangking di urutan pertama.

Setelah pengumuman selesai, anak ini ikuti pendidikan penerbangan pesawat jet tempur kurang lebih 4 tahun, anak tersebut lulus dengan cemerlang.

Setelah mengikuti pendidikan anak tersebut pulang kampung halamannya dengan berpakaian seragam, kedua orang tuanya kaget melihat anaknya yang menggunakan seragam TNI, karena kedua orang tuanya mengetahui anaknya pergi bekerja di kota,Namun apa yang terjadi anaknya menjadi seorang prajurit TNI angkatan udara sesuai cita-cita sebelumnya.

Kedua orang tuanya sangat bangga melihat anaknya yang kini telah menjadi seorang prajurit TNI, "Alhamdulillah kuasa Tuhan,"ucap kedua orang tua sambil memeluk anaknya meneteskan air mata  merasa terharu.

Orang tua sangat bersyukur melihat anaknya kini telah menjadi seorang TNI, meskipun hidupnya hanya pas pasan. Kedua orang tua berpesan kepada anaknya jangan sombong, kamu sekarang telah menjadi seorang TNI berbaktilah kepada Negara, Nusa dan bangsa .


Penulis ( Kamaruddin)

Jurnalistik : Jelajahindonesia.id

(28/04/2023)

0 Komentar