Jakarta,_ Mengapa Asosiasi PKL Indonesia beserta UMKM jatuhkan pilihan ke Cagub No 3 Pramnono Anung pilkada Jakarta?
Pertama, saya ini bukan pengurus, juga bukan anggota partai politik. Soal Gubernur Jakarta seperti halnya soal Presiden RI menyangkut sosok kepemimpinan. Pramono Anung ini similiar dengan Prabowo Subianto, dua sosok pemimpin yang ikhlas, dua sosok pemimpin untuk rakyat bukan untuk elit politik, dan dapat diterima/merangkul semua kekuatan. Pramono Anung itu tidak ada ambisi sedikit pun jadi Gubernur Jakarta. Namun atas panggilan amanah Ibu Pertiwi, semua kepentingan pribadi dan keluarga, kelompok dan golongan ditanggalkannya. Atau Pramono Anung sosok pemimpin yang dibutuhkan Jakarta 2024-2029. Bukan saja jadi jembatan 650 ribu PKL dan UMKM Se-Jakarta ke pemerintah, lebih dari itu, sebagai jembatan 65,4 juta UMKM ke Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto.
Kedua, Saya adalah saksi sejarah. Pramono Anung telah buktikan komitmen dan keperpihakannya ke ekonomi rakyat, PKL dan UMKM di Indonesia selama 10 tahun menjadi Menseskab RI 2014-2024. Kenapa? Walau Menseskab RI tidak masuk dalam 13 Kementerian dan Lembaga Negara di Perpres 125/2012 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL, selaku Ketua Umum APKLI saya di undang 4 kali oleh Kemenseskab rapat evaluasi perpres tersebut.
Ketiga, pada 15 September 2021 ketika saya selaku Ketua Umum APKLI diundang Presiden Jokowi didampingi Menseskab Pramono Anung dan Menkop dan UKM Teten Masduki ke Istana Negara, ada 4 hal yang saya sampaikan ke Presiden. Dan yang tindak lanjuti adalah Mensakab RI Pramono Anung. Salah satunya adalah Penghapusan Utang UMKM, dan alhamdulillah 5 November 2024 Presiden Prabowo Subianto terbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No 47/2024 tentang penghapusan utang 1 juta UMKM senilai Rp 10 trilyun.
Ke-empat, saya menyaksikan sendiri diberbagai media apa yang dilakukan Pramono Anung sebagai Cagub Jakarta. Yaitu fokus blusukan menyapa rakyat Jakarta, dan hingga saat ini sudah lebih dari 250 titik komunitas. Bahkan Pramono sempat menangis masih ada rakyat Jakarta satu rumah petak dihuni 13 orang dengan tidur bergiliran laksana karyawan pabrik.
Kelima, diberbagai kesempatan Cagùb Pramono Anung menyampaikan tidak akan menggusur PKL dan UMKM melainkan menata serta lakukan pemberdayaan dan pendampingan. Bahkan akan berikan bantuan modal usaha Rp. 300 milyar per tahun ke PKL dan UMKM.
Dan ke-enam, saya kenal Pramono Anung sejak tahun 2000 atau 24 tahun dengan Alm Gus Shalahuddin Wahid, Adiknya Gus Dur Presiden RI Ke-4. Ke-enam hal diatas yang menjadi landasan tekad bukat untuk diehard menangkan Ðewan Kehormatan APKLI Pramono Anung Jadi Gubernur Jakarta 2024-2029 Pilkada 27 November 2024.
Lantas kenapa Rano Karno? Tidak bisa dipungkiri dan jujur, saya sekeluarga bagian dari puluhan bahkan ratusan juta rakyat Indonesia penggemar Si Doel Anak Sekolahan. Lebih dari itu, pertama, UU Daerah Khusus - DK Jakarta telah ditanda tangani Presiden Jokowi, dimana pembangunan di Jakarta ke depan harus menggunakan ikon Betawi. Oleh karena itu, Pilkada Jakarta 2024 adalah titik tolak kebangkitan Betawi untuk Indonesia. Dan hanya Rano Karno atau Si Doel Anak Sekolahan lah yang berdarah asli Betawi. Lahir dari rahim seorang ibu asli Betawi dan Bapak asli Pasaman (Minang). Rano Karno itu besar dan alami lika liku kehidupan di Jakarta sehingga sangat memahami apa yang menjadi kebutuhan Jakarta lima tahun ke depan. Dan, kedua, Jakarta ini kota megapolitan dimana infiltrasi tatanan nila dan budaya asing paling deras di Indonesia. Oleh karena itu, tekad bulat Rano Karno lakukan revitalisasi budaya Betawi di setiap kecamatan, kelurahan bahkan RT RW dibutuhkan Jakarta.




