![]() |
Soppeng,- Kualitas proyek pembangunan Puskesmas Salotungo kembali dipertanyakan setelah plafon bangunan tersebut dilaporkan ambruk untuk kedua kalinya, meski belum lama diperbaiki
Peristiwa ini memicu dugaan kuat bahwa pengerjaan proyek dilakukan tanpa mengindahkan standar konstruksi yang semestinya. Ironisnya, plafon yang baru saja selesai dipasang kembali ambruk dalam waktu singkat.
“Sudah dua kali diperbaiki, tapi tetap saja ambruk,” ujar salah seorang pegawai Puskesmas yang enggan disebutkan namanya saat ditemui media.
Kondisi bangunan yang seharusnya menjadi fasilitas pelayanan kesehatan justru menunjukkan indikasi pembangunan asal jadi dan minim pengawasan teknis.
Ketua LPKN Soppeng, Alfert Putra Surya Pandu’u, menyayangkan insiden ini dan mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan.
“Saya minta APH segera melakukan penyelidikan. Ini menyangkut keselamatan masyarakat dan dugaan kuat penyimpangan anggaran,” tegas Alfert kepada wartawan.Rabu 4 Juni 2025.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya menghubungi kontraktor pelaksana proyek untuk memberikan klarifikasi. Namun, belum ada tanggapan resmi yang diberikan.
Insiden ini menjadi alarm keras bagi instansi terkait agar tidak lagi menutup mata terhadap lemahnya pengawasan proyek pemerintah yang menggunakan uang rakyat.

0 Komentar