Soppeng, – Plafon Puskesmas Salotungo di Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng kembali roboh. Ironisnya, bangunan yang dibangun dengan anggaran fantastis sebesar Rp5,7 miliar dari APBD tahun 2021 ini sudah pernah diperbaiki sebelumnya.
Peristiwa ini kembali memicu kekhawatiran warga atas keselamatan pasien dan kualitas konstruksi fasilitas kesehatan tersebut. Seorang pegawai puskesmas, yang enggan disebut namanya, membenarkan bahwa insiden ini bukan kali pertama.
“Sudah diperbaiki, tapi ambruk lagi waktu musim hujan kemarin,” ungkapnya.
Material plafon yang menggunakan hard board diduga tak tahan terhadap kelembaban tinggi, sementara rangka penyangganya dinilai tidak cukup kuat. Hal ini menunjukkan kemungkinan adanya kelemahan serius dalam proses konstruksi.




