![]() |
Soppeng – Setelah menuai kritik akibat pelaksanaan turnamen lomba bulutangkis antar desa yang memungut biaya sebesar Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta per desa, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Soppeng kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, Apdesi dikabarkan akan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Kota Makassar. Informasi yang dihimpun menyebutkan kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (11/7/2025) di Hotel Almadera, Makassar.
Salah satu kepala desa yang dikonfirmasi membenarkan adanya agenda tersebut. “Iye, ada kegiatan lagi hari Jumat di Hotel Almadera Makassar. Kegiatannya dari Apdesi Soppeng, tapi untuk biayanya kami belum tahu pasti,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).
Rencana pelaksanaan Bimtek ini dinilai bertentangan dengan imbauan Wakil Bupati Soppeng yang sebelumnya telah meminta seluruh kegiatan seremonial atau yang tidak bersifat mendesak agar ditunda, sebagai bagian dari upaya penghematan dan efisiensi anggaran pemerintah desa.
Publik menilai kegiatan seperti ini tidak memiliki dampak langsung terhadap pembangunan dan kesejahteraan warga desa. Bahkan, muncul dugaan bahwa kegiatan Bimtek hanya menjadi sarana untuk memperoleh keuntungan oleh oknum tertentu.
Menanggapi hal ini, masyarakat mendesak Inspektorat Kabupaten Soppeng untuk segera melakukan audit terhadap kegiatan Apdesi. Selain itu, Aparat Penegak Hukum (APH) juga diminta turun tangan menyelidiki kemungkinan adanya penyalahgunaan anggaran dan pelanggaran aturan yang berlaku.
Desakan ini mencerminkan meningkatnya keresahan masyarakat terhadap pengelolaan dana desa yang dinilai kurang transparan dan tidak berpihak pada kepentingan rakyat. Masyarakat berharap setiap anggaran digunakan secara bijak, tepat sasaran, dan berorientasi pada manfaat langsung bagi warga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Apdesi Soppeng belum memberikan klarifikasi resmi terkait rencana pelaksanaan Bimtek maupun sumber anggaran yang digunakan.(K)

0 Komentar