![]() |
Soppeng - Kepala KUA Marioriawa, Muhlis, mengajak siswa MAN 2 Soppeng menjadi pelopor edukasi sebaya melalui Duta BRUS (Bersama Remaja Ubah Sejarah) untuk menanggulangi pernikahan dini. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Podcast yang digelar di MAN 2 Soppeng, Jumat (26/9/2025), dengan tema pernikahan dini, fenomena yang tengah menjadi perhatian serius di Kabupaten Soppeng.
Dalam pemaparannya, Muhlis menekankan bahwa pernikahan dini bukan hanya soal usia, tetapi juga kesiapan mental, spiritual, dan tanggung jawab. Ia mengajak para siswa untuk menyuarakan gerakan anti pernikahan dini di kalangan remaja, sesuai dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya kematangan dan kesiapan pasangan sebelum menikah.
Melalui format santai Madrasah Podcast, diharapkan pesan edukatif ini dapat menjangkau lebih luas, tidak hanya di kalangan siswa, tetapi juga masyarakat, untuk memutus rantai pernikahan dini dan stunting di Kabupaten Soppeng.

0 Komentar