Soppeng – Proyek rehabilitasi jaringan irigasi tersier di Dusun Assesungen, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, menuai sorotan dari petani setempat. Mereka menyayangkan kualitas pekerjaan yang terkesan tidak sesuai standar teknis.
Pantauan di lapangan, pekerjaan pembangunan pondasi saluran irigasi diduga dilakukan tanpa proses penggalian terlebih dahulu. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa konstruksi tersebut tidak akan bertahan lama, terutama saat musim hujan atau aliran air meningkat.
“Lihat saja, pondasinya langsung dipasang di atas tanah tanpa digali. Ini bisa cepat rusak kalau air deras,” ujar salah satu petani yang ditemui media di lokasi proyek, Kamis (16/10/2025).




