![]() |
Soppeng - Sejumlah wartawan di Kabupaten Soppeng menyoroti lambannya realisasi pembayaran kerja sama media di Dinas Pendidikan. Pasalnya, seluruh berkas administrasi dan laporan pertanggungjawaban (LPJ) disebut telah diserahkan sejak lama, namun dana publikasi tak kunjung dicairkan.Minngu 9 November 2025.
Keterlambatan ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan insan pers yang selama ini menjalin kemitraan informasi dengan dinas tersebut. Para wartawan menilai, minimnya komunikasi dari pihak Dinas Pendidikan membuat situasi semakin tidak jelas.
“LPJ sudah lama kami setor sesuai permintaan. Tapi sampai hari ini belum ada kejelasan kapan akan dibayar. Kami hanya ingin kepastian, bukan janji,” ujar salah satu wartawan lokal dengan nada kecewa.
Pihak media berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng tidak menyepelekan persoalan ini. Mereka menilai keterbukaan dan kejelasan informasi merupakan bentuk tanggung jawab moral lembaga pemerintah terhadap mitra kerjanya, termasuk kalangan pers.
“Kami minta Dinas Pendidikan bersikap terbuka. Kalau memang dana tidak bisa dicairkan, sampaikan saja secara resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di lapangan,” tegas perwakilan wartawan lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng belum memberikan tanggapan resmi terkait alasan keterlambatan pembayaran dana kerja sama media. Para wartawan kini masih menunggu kejelasan dan berharap persoalan tersebut segera mendapat titik terang.(K)

0 Komentar