Ketua LPKN Tegaskan Akan Awasi Dana BUMDes di Desa-Desa Soppeng

Soppeng — Ketua LSM LPKN (Lembaga Pemantau Korupsi dan Aparatur Negara), Alfred Surya Putra Panduu, menegaskan komitmennya untuk turun langsung ke desa-desa di Kabupaten Soppeng guna mengawasi pengelolaan Dana BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap desa mengelola Dana BUMDes sesuai dengan petunjuk teknis dan regulasi yang berlaku, serta benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Alfred saat berbincang dengan wartawan di Warkop Abadi, Sabtu (31/1/2026). Ia menekankan bahwa Dana BUMDes merupakan instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa, sehingga pengelolaannya tidak boleh dilakukan secara asal-asalan.

“Setiap rupiah yang bersumber dari APBDes harus dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran,” tegas Alfred.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan pemantauan langsung terhadap keberlangsungan kegiatan BUMDes di desa-desa. Apabila ditemukan adanya indikasi penyimpangan atau pengelolaan yang tidak sesuai aturan, LPKN tidak akan ragu melaporkannya kepada aparat penegak hukum (APH).

“Saya akan turun langsung ke lapangan. Jika ditemukan desa yang tidak menjalankan Dana BUMDes sesuai ketentuan atau diduga menyimpang dari aturan yang telah ditetapkan, saya tidak segan-segan melaporkan ke pihak berwajib,” ujarnya.

Alfred juga mengingatkan para kepala desa dan pengurus BUMDes agar tidak memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan pribadi atau kegiatan di luar ketentuan yang berlaku. Meski demikian, ia menegaskan bahwa LPKN tetap mengedepankan pendekatan pembinaan sebelum langkah penegakan hukum dilakukan.

Selain itu, LPKN membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan laporan awal terkait dugaan penyimpangan dana desa, termasuk Dana BUMDes.

Menurut Alfred, pengawasan kolaboratif antara masyarakat dan lembaga pemantau sangat penting untuk mewujudkan tata kelola anggaran desa yang sehat, transparan, dan akuntabel.

“Dana desa harus benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat nyata,” tutupnya.(K)

0 Komentar