![]() |
Soppeng – Bulan suci Ramadan merupakan momen yang penuh berkah dan memiliki makna mendalam bagi umat Muslim di seluruh dunia. Pada bulan yang mulia ini, umat Islam dianjurkan untuk menjaga sikap, perilaku, serta menjunjung tinggi nilai kesopanan dan kesucian Ramadan.28/26
Namun, beredar sebuah video yang memperlihatkan aksi joget dalam kegiatan Pasar Ramadan Sukses di Kabupaten Soppeng. Aksi tersebut menuai sorotan dan kritik dari berbagai kalangan masyarakat karena dinilai tidak mencerminkan suasana bulan suci, terlebih jika menampilkan aurat di ruang publik.
Sebelumnya, pemerintah daerah telah mengeluarkan surat edaran yang meminta tempat hiburan malam (THM) dan sejumlah lokasi hiburan lainnya untuk menghentikan operasional selama Ramadan sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Di sisi lain, munculnya kegiatan hiburan terbuka di ruang publik seperti pasar malam justru menimbulkan pertanyaan dan keprihatinan di tengah masyarakat.
Menanggapi polemik tersebut, Ketua Umum Nahdlatul Ulama turut memberikan tanggapan. Ia mengingatkan seluruh pihak, termasuk panitia kegiatan dan pemerintah daerah, agar lebih bijak dalam menyelenggarakan acara selama Ramadan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga norma agama, etika, serta menghormati nilai-nilai kesucian bulan Ramadan, sebagaimana dikutip dari akun Instagram Soppenginfo.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak terpancing emosi, serta menyerahkan penanganan dan evaluasi kepada pihak yang berwenang.
Ramadan sejatinya menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta menjaga moralitas dalam kehidupan bermasyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi atau tanggapan resmi dari Ketua Panitia Pasar Ramadan Sukses terkait peristiwa tersebut.(K)

0 Komentar