![]() |
Soppeng — Kebahagiaan menyelimuti Sabriati Sabir, warga Desa Umpungeng, Kabupaten Soppeng. Di tengah persiapannya sebagai calon jemaah haji, ia harus mengurungkan niat untuk menunaikan rukun Islam kelima setelah menerima kabar bahwa dirinya tengah mengandung dengan usia kehamilan 10 minggu.
Kehamilan tersebut menjadi anugerah yang sangat dinantikan, mengingat Sabriati dan suaminya telah lama menjalani pernikahan tanpa kehadiran buah hati.
Keputusan untuk menunda keberangkatan haji pun disambut haru dan penuh rasa syukur oleh keluarga. Ucapan selamat serta doa terus mengalir, mengiringi kebahagiaan atas karunia yang dianggap sebagai rezeki paling berharga dari Allah SWT.
Dengan penuh keikhlasan, Sabriati memilih untuk menjaga amanah yang kini tumbuh dalam kandungannya. Ia bertawakal, memohon agar kehamilannya senantiasa sehat hingga waktu persalinan tiba, serta diberi kekuatan menjalani peran barunya sebagai seorang ibu.
“Ini adalah karunia yang sudah lama kami nantikan. Saya ikhlas menunda haji demi menjaga kehamilan ini,” ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan Wartasulselnews.com, Rabu (22/4/2026).
Kisah ini menjadi pengingat bahwa setiap rencana manusia dapat berubah sewaktu-waktu. Namun di balik setiap ketetapan, selalu tersimpan hikmah dan kebaikan yang lebih indah.(K)

0 Komentar