Bone – Wajah Kota Watampone di malam hari kian memikat. Kawasan lapangan yang tertata rapi dengan deretan tenda warna-warni milik pedagang kaki lima (PKL) kini menjelma menjadi salah satu ikon wisata unggulan daerah.
Sekitar 100 pelaku usaha hadir setiap malam, menyuguhkan beragam kuliner seperti bakso, sosis, krepes, jagung bakar, hingga aneka kopi. Tak hanya itu, kehadiran wahana permainan anak turut menambah daya tarik, menjadikan lokasi ini sebagai ruang rekreasi yang ramah keluarga dan hidup hingga larut malam.
Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Perjuangan UMKM Kabupaten Bone, Iwan Hammer, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian dan komitmen dalam memberdayakan pelaku usaha kecil. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat pembangunan yang diusung, yakni “Beramal untuk Bone”.
Ia menilai kebijakan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin, telah memberi ruang tumbuh bagi PKL, pelaku ekonomi kreatif, serta UMKM untuk berkembang secara berkelanjutan.




