Watampone Bersinar di Malam Hari, Sinergi Pemerintah dan UMKM Perkuat Ikon Wisata Kota

Bone – Wajah Kota Watampone di malam hari kian memikat. Kawasan lapangan yang tertata rapi dengan deretan tenda warna-warni milik pedagang kaki lima (PKL) kini menjelma menjadi salah satu ikon wisata unggulan daerah.

Sekitar 100 pelaku usaha hadir setiap malam, menyuguhkan beragam kuliner seperti bakso, sosis, krepes, jagung bakar, hingga aneka kopi. Tak hanya itu, kehadiran wahana permainan anak turut menambah daya tarik, menjadikan lokasi ini sebagai ruang rekreasi yang ramah keluarga dan hidup hingga larut malam.

Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Perjuangan UMKM Kabupaten Bone, Iwan Hammer, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian dan komitmen dalam memberdayakan pelaku usaha kecil. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat pembangunan yang diusung, yakni “Beramal untuk Bone”.

Ia menilai kebijakan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin, telah memberi ruang tumbuh bagi PKL, pelaku ekonomi kreatif, serta UMKM untuk berkembang secara berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh pelaku UMKM, ekonomi kreatif, dan PKL tetap solid dan tidak terpecah. Persatuan menjadi kunci terciptanya kenyamanan dan keberlangsungan usaha di kawasan ini,” ujarnya.

Iwan juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap dukungan berbagai komunitas dan lembaga dalam upaya pemberdayaan pelaku usaha kecil.

Sementara itu, Ketua UMKM Sejahtera Mandiri, Andi Syamsidar, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan APKLI Perjuangan UMKM sebagai wadah besar bagi pelaku UKM, UMKM, ekonomi kreatif, hingga PKL di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ditemui awak media di kantornya yang berada di kawasan Masjid Al Markaz Al Ma’arif, Sabtu pagi (19 April 2026).

0 Komentar