Hutama Karya Percepat Pembebasan Lahan Tol Strategis di Sumatra Selatan

Sumatra - PT Hutama Karya bersama Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan sejumlah kementerian menggelar rapat koordinasi percepatan pembebasan lahan proyek jalan tol strategis di Sumatra Selatan, Rabu (6/5).

Rapat tersebut membahas percepatan pengadaan lahan untuk pembangunan Ruas Palembang–Betung, Betung–Tempino–Jambi, serta rencana pembangunan Ruas Pematang Panggang–Kayu Agung Seksi Akses Mataram Jaya.

Sinergi lintas instansi ini melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) guna memastikan proses administrasi dan legalitas lahan berjalan lebih cepat dan optimal.

Plt EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci utama dalam mempercepat penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN), khususnya pada aspek pembebasan lahan.

“Melalui koordinasi yang intensif dan kolaboratif, kami berharap proses pengadaan lahan dapat berjalan optimal sehingga pembangunan jalan tol selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Hamdani.

Saat ini, progres konstruksi Tol Palembang–Betung mencapai 81,99 persen dengan pembebasan lahan sebesar 87,45 persen. Sementara progres Tol Betung–Tempino–Jambi telah mencapai 46,14 persen dengan pembebasan lahan sebesar 61,62 persen.

Pemerintah menargetkan ruas Palembang–Betung dan Betung–Jambi Seksi 1 mulai beroperasi pada akhir 2026. Untuk mendukung target tersebut, proses pengadaan lahan ditargetkan rampung pada Juni 2026 agar pekerjaan konstruksi dapat dipercepat mulai Juli 2026.

Hutama Karya berharap dukungan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan terus terjalin demi mempercepat penyelesaian proyek jalan tol di Sumatra Selatan guna memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah di Pulau Sumatra.

0 Komentar