IWO Soppeng Serukan Solidaritas Buruh–Jurnalis di Hari Buruh Sedunia 2026


Soppeng - Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Soppeng memperingati Hari Buruh Sedunia 1 Mei 2026 dengan menyerukan penguatan solidaritas antara buruh dan jurnalis sebagai dua elemen penting dalam menjaga keadilan sosial dan demokrasi.

Ketua IWO Soppeng, Kamaruddin, menegaskan bahwa buruh merupakan tulang punggung perekonomian, sementara pers berperan sebagai pengawal kepentingan publik. Keduanya, menurut dia, memiliki semangat perjuangan yang sejalan.

“Atas nama keluarga besar IWO Soppeng, kami mengucapkan selamat Hari Buruh Sedunia 2026. Buruh dan jurnalis sama-sama berjuang menuntut keadilan, melawan penindasan, serta menyuarakan aspirasi masyarakat kecil,” ujarnya.

Dalam momentum ini, IWO Soppeng menyampaikan dua penegasan sikap.

Pertama, pentingnya penerapan upah layak bagi seluruh pekerja. IWO Soppeng mendorong Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama dunia usaha untuk memastikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2026 dijalankan secara konsisten tanpa pengecualian. Kepatuhan terhadap standar upah dinilai menjadi fondasi bagi peningkatan kesejahteraan buruh sekaligus penguatan ekonomi daerah.

Kedua, perlunya pengakuan terhadap jurnalis sebagai bagian dari pekerja yang juga menghadapi tantangan kesejahteraan. IWO Soppeng menyoroti masih adanya praktik upah rendah, ketiadaan jaminan sosial, hingga kerentanan terhadap pemutusan hubungan kerja sepihak di kalangan wartawan, khususnya media daring.

Karena itu, IWO Soppeng mengajak terbangunnya sinergi yang lebih kuat: buruh turut menjaga kebebasan pers, sementara pers konsisten mengawal pemenuhan hak-hak buruh melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.

Kamaruddin menegaskan, peringatan May Day tidak seharusnya berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi ruang refleksi kolektif.

“Ini adalah momen untuk menilai sejauh mana negara hadir melindungi buruh dan bagaimana dunia usaha memperlakukan pekerja secara manusiawi. Kami akan terus mengawal isu ketenagakerjaan secara kritis dan konstruktif,” tegasnya.

IWO Soppeng memastikan komitmennya untuk tetap menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya keadilan sosial, khususnya di Kabupaten Soppeng.(**)

0 Komentar