![]() |
Soppeng — Gemerlap panggung konsolidasi partai biasanya hanya menampilkan para petinggi yang berdiri di podium utama. Sorot kamera tertuju pada pidato para ketua umum, sekjen, maupun tokoh politik yang berbicara tentang arah perjuangan partai, target pemenangan, dan soliditas organisasi.
Namun di balik suksesnya sebuah agenda politik besar, ada sosok-sosok yang bekerja dalam senyap tanpa mengharapkan sorotan publik.
Pada pelaksanaan Konsolidasi Partai Golkar Sulsel II di Kabupaten Soppeng, salah satu figur yang dinilai berperan besar di balik layar adalah H. Ismail H. Cedang.
Sebagai bagian dari tim logistik dan operasional lapangan, H. Ismail memastikan seluruh kebutuhan kegiatan berjalan maksimal. Mulai dari pemasangan atribut partai di berbagai sudut kota, penyiapan konsumsi peserta, hingga pengaturan administrasi dan teknis lapangan agar acara berlangsung tertib dan lancar.
Peran tersebut mungkin tak terlihat di atas panggung, namun menjadi fondasi penting suksesnya konsolidasi akbar partai berlambang beringin itu.
Loyalitas yang ditunjukkan H. Ismail disebut lahir dari keyakinan terhadap visi perjuangan partai serta kedekatan emosional dengan para tokoh yang diperjuangkan, bukan karena dorongan kepentingan jabatan ataupun popularitas.
Ketua LPKN Soppeng, Alfred, menegaskan bahwa apresiasi layak diberikan kepada para kader dan relawan yang bekerja di belakang layar.
Menurutnya, keberhasilan sebuah konsolidasi tidak hanya ditentukan oleh pidato elite partai, tetapi juga oleh kerja keras para penggerak di akar rumput yang mengabdikan tenaga dan waktunya dengan penuh keikhlasan.
“Tanpa keikhlasan mereka, konsolidasi hanyalah sebuah seremonial kosong di atas kertas,” ujar Alfred kepada pewarta, Minggu (17/5).

0 Komentar