Pasar Murah Digital TPID Soppeng Siap Digelar, Dorong Pengendalian Inflasi dan Percepatan Digitalisasi Daerah

Soppeng - Rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Soppeng yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Selasa (12/5/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, didampingi Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle.

Rapat strategis tersebut turut dihadiri Kapolres Soppeng, Dandim 1423 Soppeng, Kajari Soppeng, Kepala BPS Soppeng, Kepala Bulog Soppeng, pimpinan BUMN/BUMD, serta para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Dalam forum tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng, Sulta D. Sihotang, menyampaikan bahwa Kejari Soppeng bersama Tim TPID akan menggelar pasar murah pada 20 Mei 2026 di halaman Kantor Kejari Soppeng.

Kegiatan ini akan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Soppeng serta Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Soppeng sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah.

Menariknya, transaksi dalam pasar murah tersebut akan menggunakan sistem pembayaran digital melalui QRIS, sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan digitalisasi transaksi di daerah.

“Pasar murah ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menanggulangi inflasi di Kabupaten Soppeng,” ujar Kajari Soppeng, Sulta D. Sihotang.

Ia menjelaskan, masyarakat nantinya akan menerima voucher sesuai kebutuhan barang yang dibeli. Setelah itu, warga dapat mendatangi stand yang tersedia untuk mengambil barang, kemudian melakukan pembayaran secara non tunai melalui QRIS.

“Kami berharap dukungan dari seluruh pihak, khususnya Pemerintah Daerah, agar ketersediaan barang di pasar murah nanti dapat terpenuhi dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Soppeng, Aryadin Arif, S.Sos., MP, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut, terutama dalam penyediaan kebutuhan bahan pokok.

“Untuk penyediaan stok barang akan kami siapkan, terutama bawang merah,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala BPKAD Kabupaten Soppeng, Drs. Dipa, M.Si selaku bagian dari Tim TP2DD, memberikan apresiasi atas inovasi pasar murah berbasis digital yang diinisiasi Kejari Soppeng.

“Ini merupakan terobosan yang sangat baik dari Kajari Soppeng dalam mendukung percepatan digitalisasi daerah sekaligus memperkuat pengendalian inflasi,” tuturnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap pasar murah digital tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga mendorong budaya transaksi non tunai yang aman, cepat, dan modern di tengah masyarakat.

0 Komentar