SOPPENG – Warga Desa Soga dan Desa Mariorilau, Kabupaten Soppeng, hingga kini masih bergantung pada rakit penyeberangan (pincara) untuk melintasi sungai karena belum adanya jembatan permanen.
Setiap hari, masyarakat menggunakan rakit sederhana untuk berangkat bekerja, bersekolah, hingga mengangkut sepeda motor. Kondisi tersebut dinilai membahayakan, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan penyeberangan menjadi berisiko tinggi.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Soppeng dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera membangun jembatan permanen sebagai akses yang aman dan layak.




