![]() |
SOPPENG – Kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor bersama masyarakat dinilai memberikan dampak positif, tidak hanya sebagai hiburan bagi warga, tetapi juga sebagai peluang untuk menggerakkan perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut menciptakan ruang ekonomi baru bagi pedagang makanan, minuman, serta berbagai usaha kecil di sekitar lokasi acara. Perputaran ekonomi yang terjadi selama kegiatan nobar dinilai mampu membantu meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM.
Melihat manfaat tersebut, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Soppeng dapat mempertimbangkan pelaksanaan kegiatan serupa. Selain menjadi ajang mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga, nobar Piala Dunia juga dinilai dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
"Apabila Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar nonton bareng Piala Dunia seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor, tentu akan menjadi hiburan positif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha bagi para pelaku UMKM," ujar salah seorang sumber yang ditemui di sebuah warung kopi, Jumat (10/7/2026).
Sumber tersebut menyampaikan bahwa terdapat informasi mengenai dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan kegiatan nobar Piala Dunia di daerah. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM dalam menciptakan manfaat ekonomi bersama.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Soppeng dapat menjadikan gagasan tersebut sebagai bahan pertimbangan. Sebab, kegiatan nobar tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga berpotensi memperkuat interaksi sosial sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.
Catatan Redaksi: Media ini berkomitmen menyajikan informasi secara berimbang, akurat, dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik. Redaksi membuka ruang hak jawab, klarifikasi, dan tanggapan bagi pihak-pihak yang berkepentingan apabila terdapat hal yang perlu diluruskan dalam pemberitaan ini.

0 Komentar